BERITA

HOME > Berita

Terkait Status SMA SMK yang Diambil Alih Propinsi Ini Kata Anggota Dewan Kota Batu

06 Juni 2017

 

                Kota Wisata Batu - Kedatangan Ketua Komisi C DPRD batu yang didampingi Wakil Ketua Komisi dan salahsatu anggota Komisi C DPRD Batu, juga ingin membahas terkait dengan status SMA SMK yang sudah diambil alih Propinsi. Menurut Ketua Komisi C DPRD Batu Didik Machmud, pada prinsipnya perpindahan status belum efektif dan menyisakan masalah “ Ada kejadian masalah gaji dan tunjangan yang salah dokumen” kata Didik. Sementara itu yang dititikberatkan bagi politisi asal Golkar tersebut adalah terkait aset. Komisi C telah meminta pertimbangan kepada kementrian Pendidikan di Jakarta dan propinsi.

               Masalahnya dalam aturan disebutkan bahwa aset sekolah juga diserahkan ke propinsi. “ Apabila aset diminta bagaimana urusannya? Padahal aset ini ada yang bersumber dari desa maupun pembelian, ini harus melalui persetujuan Dewan” tegasnya. Apapun yang terjadi, pengalihan,  pemberian atau penjualan aset itu harus sepersetujuan DPRD. Namun hal itu diakui masih dalam proses. Lebih lanjut Didik menerangkan, apabila aset tersebut milik daerah, apakah masih boleh dibangun. Kebalikannya apabila aset tersebut jadi milik propinsi, maka daerah lepas tangan.

               Didik mencontohkan adanya SMA negeri 3 yang belum selesai pembangunannya, apabila diserahkan begitu saja kepada propinsi, apakah Propinsi bisa cepat membangun kekurangan fasilitas yang dibutuhkan SMA Negeri 3. “ SMA Neeri 3 itu masih butuh penambahan ruangan, juga pagar keliling dan fasilitas lainnya. Sehingga menurut saya lebih baik aset sekolah tetap menjadi hak milik daerah” Pungkasnya


Tidar Sakti Live Streaming Radio